Jakarta Praise Community Church
Jam Ibadah
The Kasablanka 07.15, 09.30, 11.45,14.00
Sutera Hall 07.15, 09.30, 11.45,14.00
UpperRoom 10.30, 12.45, 15.00
Info gereja/hubungi @jpcc👇🏻

Terkadang parenting bisa terasa berat. Namun kita tidak sendiri dalam perjalanan ini. Kasih karunia Tuhan lebih besar dari setiap kekurangan kita sebagai orang tua.
Bersyukur untuk setiap keluarga yang mengambil langkah iman dalam Child Dedication. Ini bukan tentang menjadi orang tua yang sempurna, tetapi tentang berkomitmen dan bersandar pada Tuhan yang membimbing setiap langkah kita.
#JPCCParenting #ChildDedication

Terkadang parenting bisa terasa berat. Namun kita tidak sendiri dalam perjalanan ini. Kasih karunia Tuhan lebih besar dari setiap kekurangan kita sebagai orang tua.
Bersyukur untuk setiap keluarga yang mengambil langkah iman dalam Child Dedication. Ini bukan tentang menjadi orang tua yang sempurna, tetapi tentang berkomitmen dan bersandar pada Tuhan yang membimbing setiap langkah kita.
#JPCCParenting #ChildDedication

Terkadang parenting bisa terasa berat. Namun kita tidak sendiri dalam perjalanan ini. Kasih karunia Tuhan lebih besar dari setiap kekurangan kita sebagai orang tua.
Bersyukur untuk setiap keluarga yang mengambil langkah iman dalam Child Dedication. Ini bukan tentang menjadi orang tua yang sempurna, tetapi tentang berkomitmen dan bersandar pada Tuhan yang membimbing setiap langkah kita.
#JPCCParenting #ChildDedication

Terkadang parenting bisa terasa berat. Namun kita tidak sendiri dalam perjalanan ini. Kasih karunia Tuhan lebih besar dari setiap kekurangan kita sebagai orang tua.
Bersyukur untuk setiap keluarga yang mengambil langkah iman dalam Child Dedication. Ini bukan tentang menjadi orang tua yang sempurna, tetapi tentang berkomitmen dan bersandar pada Tuhan yang membimbing setiap langkah kita.
#JPCCParenting #ChildDedication

Terkadang parenting bisa terasa berat. Namun kita tidak sendiri dalam perjalanan ini. Kasih karunia Tuhan lebih besar dari setiap kekurangan kita sebagai orang tua.
Bersyukur untuk setiap keluarga yang mengambil langkah iman dalam Child Dedication. Ini bukan tentang menjadi orang tua yang sempurna, tetapi tentang berkomitmen dan bersandar pada Tuhan yang membimbing setiap langkah kita.
#JPCCParenting #ChildDedication

Selamat ulang tahun, Angela Rachmat.
Kiranya Tuhan senantiasa melimpahkan kasih karunia, kesehatan, sukacita, dan damai sejahtera dalam setiap langkah hidupmu. Kami berdoa agar kasih setia dan penyertaan Tuhan selalu menyertai Angela dan keluarga, serta setiap rencana-Nya yang indah semakin nyata dalam kehidupanmu.
#JakartaPraiseCommunityChurch

Sejak tahun 2015, saya menjalani pekerjaan sebagai pengemudi ojek daring dengan penghasilan yang tidak menentu. Perjalanan ini tidak selalu mudah, terutama ketika pesanan menurun drastis dan tekanan hidup semakin terasa. Sebagai manusia biasa, saya lelah dan sangat khawatir, namun teman-teman DATE (komunitas sel JPCC), di mana saya tertanam, menguatkan saya untuk terus berjuang. Mereka mengingatkan bahwa pekerjaan apa pun yang dilakukan adalah untuk Tuhan.
Saya bekerja dengan nilai excellence yang diajarkan oleh JPCC. Saya berusaha tepat waktu, belajar tidak mengeluh meskipun pesanan sangat jauh, bahkan lebih dari 50 km. Setiap hari saya berusaha melihat pekerjaan saya dengan cara yang baru, sebagai kesempatan untuk menunjukkan kebaikan Tuhan.
Tuhan tidak pernah mengecewakan. Ketika kita taat, kita akan bisa melihat tangan Tuhan bekerja. Ketika saya berusaha menjadi berkat, maka Dia akan memberkati kita, dan itu terbukti dengan pertolongan Tuhan melalui bantuan finansial sehingga anak saya dapat meneruskan kuliahnya.
Melalui perjalanan ini, saya menyadari bahwa yang paling penting bukanlah seberapa hebat pekerjaan kita, tetapi bagaimana kita setia di dalamnya. Tema JPCC bulan ini, Abiding Presence, mengajarkan saya ketika kita mengejar hadirat Tuhan, hidup kita akan diarahkan dan dipakai untuk menjadi berkat bagi banyak orang, dan di saat yang sama berkat Tuhan juga turun dalam kehidupan kita. Percayalah, mungkin saat ini pekerjaan kita dipandang sebelah mata, namun Tuhan akan meninggikan kita, memakai kita dalam rencana-Nya yang ajaib.
Santo David Oni Susanto
DATE Gunung Sahari I
#ThisIsMyStory
#JakartaPraiseCommunityChurch

Sejak tahun 2015, saya menjalani pekerjaan sebagai pengemudi ojek daring dengan penghasilan yang tidak menentu. Perjalanan ini tidak selalu mudah, terutama ketika pesanan menurun drastis dan tekanan hidup semakin terasa. Sebagai manusia biasa, saya lelah dan sangat khawatir, namun teman-teman DATE (komunitas sel JPCC), di mana saya tertanam, menguatkan saya untuk terus berjuang. Mereka mengingatkan bahwa pekerjaan apa pun yang dilakukan adalah untuk Tuhan.
Saya bekerja dengan nilai excellence yang diajarkan oleh JPCC. Saya berusaha tepat waktu, belajar tidak mengeluh meskipun pesanan sangat jauh, bahkan lebih dari 50 km. Setiap hari saya berusaha melihat pekerjaan saya dengan cara yang baru, sebagai kesempatan untuk menunjukkan kebaikan Tuhan.
Tuhan tidak pernah mengecewakan. Ketika kita taat, kita akan bisa melihat tangan Tuhan bekerja. Ketika saya berusaha menjadi berkat, maka Dia akan memberkati kita, dan itu terbukti dengan pertolongan Tuhan melalui bantuan finansial sehingga anak saya dapat meneruskan kuliahnya.
Melalui perjalanan ini, saya menyadari bahwa yang paling penting bukanlah seberapa hebat pekerjaan kita, tetapi bagaimana kita setia di dalamnya. Tema JPCC bulan ini, Abiding Presence, mengajarkan saya ketika kita mengejar hadirat Tuhan, hidup kita akan diarahkan dan dipakai untuk menjadi berkat bagi banyak orang, dan di saat yang sama berkat Tuhan juga turun dalam kehidupan kita. Percayalah, mungkin saat ini pekerjaan kita dipandang sebelah mata, namun Tuhan akan meninggikan kita, memakai kita dalam rencana-Nya yang ajaib.
Santo David Oni Susanto
DATE Gunung Sahari I
#ThisIsMyStory
#JakartaPraiseCommunityChurch
Musa mengambil risiko besar untuk memohon kepada Tuhan, bahkan setelah bangsa Israel jatuh dalam dosa penyembahan anak lembu emas. Ketika mengetahui bahwa ia mendapat perkenanan Tuhan, Musa tidak meminta berkat, melainkan memohon agar Tuhan menyatakan kemuliaan-Nya. Musa tidak menjadikan Tuhan sebagai sarana untuk memperoleh sesuatu; ia menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri.
Pertanyaannya, apakah kita hanya percaya kepada Tuhan, atau sungguh-sungguh menginginkan Tuhan?
Dengarkan selengkapnya pesan khotbah "Show Me Your Glory" di www.jpcc.org atau YouTube Channel JPCC. 📺✨
#AbidingPresence
#Sermon
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kami percaya, membangun iman anak membutuhkan sinergi antara gereja dan orang tua.
Setiap hari Minggu, mereka memilih hadir, memberi waktu, dan berjalan bersama anak-anak dalam pertumbuhan iman mereka. 🌱
Terima kasih untuk setiap SGL yang setia melayani dan menginvestasikan hidup bagi generasi ini. 🤍
#JPCCParenting #JPCCKids #SGL

Kami percaya, membangun iman anak membutuhkan sinergi antara gereja dan orang tua.
Setiap hari Minggu, mereka memilih hadir, memberi waktu, dan berjalan bersama anak-anak dalam pertumbuhan iman mereka. 🌱
Terima kasih untuk setiap SGL yang setia melayani dan menginvestasikan hidup bagi generasi ini. 🤍
#JPCCParenting #JPCCKids #SGL

Kami percaya, membangun iman anak membutuhkan sinergi antara gereja dan orang tua.
Setiap hari Minggu, mereka memilih hadir, memberi waktu, dan berjalan bersama anak-anak dalam pertumbuhan iman mereka. 🌱
Terima kasih untuk setiap SGL yang setia melayani dan menginvestasikan hidup bagi generasi ini. 🤍
#JPCCParenting #JPCCKids #SGL

Kami percaya, membangun iman anak membutuhkan sinergi antara gereja dan orang tua.
Setiap hari Minggu, mereka memilih hadir, memberi waktu, dan berjalan bersama anak-anak dalam pertumbuhan iman mereka. 🌱
Terima kasih untuk setiap SGL yang setia melayani dan menginvestasikan hidup bagi generasi ini. 🤍
#JPCCParenting #JPCCKids #SGL

Kami percaya, membangun iman anak membutuhkan sinergi antara gereja dan orang tua.
Setiap hari Minggu, mereka memilih hadir, memberi waktu, dan berjalan bersama anak-anak dalam pertumbuhan iman mereka. 🌱
Terima kasih untuk setiap SGL yang setia melayani dan menginvestasikan hidup bagi generasi ini. 🤍
#JPCCParenting #JPCCKids #SGL

Kami percaya, membangun iman anak membutuhkan sinergi antara gereja dan orang tua.
Setiap hari Minggu, mereka memilih hadir, memberi waktu, dan berjalan bersama anak-anak dalam pertumbuhan iman mereka. 🌱
Terima kasih untuk setiap SGL yang setia melayani dan menginvestasikan hidup bagi generasi ini. 🤍
#JPCCParenting #JPCCKids #SGL

Kami percaya, membangun iman anak membutuhkan sinergi antara gereja dan orang tua.
Setiap hari Minggu, mereka memilih hadir, memberi waktu, dan berjalan bersama anak-anak dalam pertumbuhan iman mereka. 🌱
Terima kasih untuk setiap SGL yang setia melayani dan menginvestasikan hidup bagi generasi ini. 🤍
#JPCCParenting #JPCCKids #SGL
Pada Hari Kenaikan Tuhan Yesus, kita diingatkan bahwa karya keselamatan-Nya telah digenapi dengan sempurna. Ia naik ke surga untuk memerintah sebagai Tuhan atas segala sesuatu dan menyediakan tempat bagi kita. Melalui Roh Kudus, Yesus tetap menyertai dan memampukan kita dalam setiap langkah kehidupan.
Kenaikan-Nya juga meneguhkan Amanat Agung, yaitu panggilan bagi setiap orang percaya untuk memberitakan Injil sampai ke ujung bumi. Apakah kita sudah mengambil bagian dalam panggilan-Nya untuk menjadi saksi Kristus? 👋✨
#AscensionDay
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kedewasaan rohani tidak hanya terlihat dari seberapa banyak kita mengenal Tuhan, tetapi dari seberapa besar kerinduan kita akan hadirat-Nya. Seperti Musa yang tidak mencari Tuhan demi mendapatkan sesuatu; ia justru menginginkan Pribadi Tuhan itu sendiri. Semakin kita berjalan bersama Tuhan, semakin kita menyadari bahwa hanya hadirat-Nya yang sanggup memberi sukacita dan kepuasan sejati.
Apakah kita mencari Tuhan karena apa yang dapat Ia berikan, atau karena kita sungguh-sungguh merindukan Pribadi-Nya?
#AbidingPresence
#JakartaPraiseCommunityChurch

Sebelum saya mengenal Kristus, saya berada dalam pergaulan yang buruk dan terikat dalam dosa. Hal tersebut membuat saya sering kali merasa tidak layak ketika berdoa dan perlu mendapatkan hukuman dari Tuhan. Belum lagi, saya sering kali merasa tidak pantas menerima berkat dan kebahagiaan dari Tuhan.
Itu sebabnya, ketika dalam 9 tahun pernikahan kami belum diberikan keturunan, saya merasa ini adalah hukuman dari Tuhan. Meski saat itu saya sudah bertobat dan kembali beribadah di gereja, saya tidak bisa mengindahkan rasa tidak layak yang terus ada.
Sampai suatu kali, ketika sedang mengikuti kelas COB (sekarang bernama kelas “Plant”) di JPCC, saya merasakan hadirat Tuhan. Saya merasakan kasih Tuhan yang luar biasa. Saya merasa dipeluk dengan rasa kasih yang begitu besar sehingga membuat saya merasa diterima. Saat itu, saya seperti disadarkan bahwa Tuhan menerima saya apa adanya, dan bahkan dosa saya sudah ditebus lunas. Tuhan menyadarkan saya bahwa masa lalu saya tidak mengubah rancangan damai sejahtera yang Tuhan rancangkan untuk saya dan keluarga.
Setelah itu, hidup saya berubah. Saya merasakan kedekatan dengan Tuhan yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya dan menjadi lebih percaya diri dalam menjalani kehidupan. Hubungan saya dan istri pun semakin kuat, dan beberapa tahun setelahnya, Tuhan menjawab doa kami. Kami dikaruniai seorang putri yang sehat.
Masa lalu saya tidak menghalangi Tuhan untuk datang dan memanggil saya, hingga akhirnya saya memutuskan melayani menjadi seorang DATE Leader (Pemimpin komunitas sel JPCC). Saya ingin banyak orang yang merasa rendah diri akan dosanya dapat merasakan kasih Tuhan yang besar dan luar biasa sehingga mereka bisa menjalani hidup dengan tenang bersama Tuhan.
Harris Budiarta
DATE Leader Alam Sutera 30
#ThisIsMyStory
#JakartaPraiseCommunityChurch

Sebelum saya mengenal Kristus, saya berada dalam pergaulan yang buruk dan terikat dalam dosa. Hal tersebut membuat saya sering kali merasa tidak layak ketika berdoa dan perlu mendapatkan hukuman dari Tuhan. Belum lagi, saya sering kali merasa tidak pantas menerima berkat dan kebahagiaan dari Tuhan.
Itu sebabnya, ketika dalam 9 tahun pernikahan kami belum diberikan keturunan, saya merasa ini adalah hukuman dari Tuhan. Meski saat itu saya sudah bertobat dan kembali beribadah di gereja, saya tidak bisa mengindahkan rasa tidak layak yang terus ada.
Sampai suatu kali, ketika sedang mengikuti kelas COB (sekarang bernama kelas “Plant”) di JPCC, saya merasakan hadirat Tuhan. Saya merasakan kasih Tuhan yang luar biasa. Saya merasa dipeluk dengan rasa kasih yang begitu besar sehingga membuat saya merasa diterima. Saat itu, saya seperti disadarkan bahwa Tuhan menerima saya apa adanya, dan bahkan dosa saya sudah ditebus lunas. Tuhan menyadarkan saya bahwa masa lalu saya tidak mengubah rancangan damai sejahtera yang Tuhan rancangkan untuk saya dan keluarga.
Setelah itu, hidup saya berubah. Saya merasakan kedekatan dengan Tuhan yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya dan menjadi lebih percaya diri dalam menjalani kehidupan. Hubungan saya dan istri pun semakin kuat, dan beberapa tahun setelahnya, Tuhan menjawab doa kami. Kami dikaruniai seorang putri yang sehat.
Masa lalu saya tidak menghalangi Tuhan untuk datang dan memanggil saya, hingga akhirnya saya memutuskan melayani menjadi seorang DATE Leader (Pemimpin komunitas sel JPCC). Saya ingin banyak orang yang merasa rendah diri akan dosanya dapat merasakan kasih Tuhan yang besar dan luar biasa sehingga mereka bisa menjalani hidup dengan tenang bersama Tuhan.
Harris Budiarta
DATE Leader Alam Sutera 30
#ThisIsMyStory
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kita hidup di dunia yang mudah untuk terkoneksi satu sama lain. Namun mengapa justru sering kali kita merasa semakin sendiri?
Seperti Musa, kita belajar bahwa hadirat Tuhan adalah yang terutama dalam hidup ini.
Karena hanya hadirat-Nya yang memberi keamanan, ketenangan, dan kepastian.
Berkat terbesar bukanlah apa yang kita terima, tetapi ketika Tuhan sendiri yang menyertai setiap langkah kehidupan kita.
#AbidingPresence
#SermonNotes
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kita hidup di dunia yang mudah untuk terkoneksi satu sama lain. Namun mengapa justru sering kali kita merasa semakin sendiri?
Seperti Musa, kita belajar bahwa hadirat Tuhan adalah yang terutama dalam hidup ini.
Karena hanya hadirat-Nya yang memberi keamanan, ketenangan, dan kepastian.
Berkat terbesar bukanlah apa yang kita terima, tetapi ketika Tuhan sendiri yang menyertai setiap langkah kehidupan kita.
#AbidingPresence
#SermonNotes
#JakartaPraiseCommunityChurch

Kita hidup di dunia yang mudah untuk terkoneksi satu sama lain. Namun mengapa justru sering kali kita merasa semakin sendiri?
Seperti Musa, kita belajar bahwa hadirat Tuhan adalah yang terutama dalam hidup ini.
Karena hanya hadirat-Nya yang memberi keamanan, ketenangan, dan kepastian.
Berkat terbesar bukanlah apa yang kita terima, tetapi ketika Tuhan sendiri yang menyertai setiap langkah kehidupan kita.
#AbidingPresence
#SermonNotes
#JakartaPraiseCommunityChurch
Bertumbuh dalam iman bukan hanya tentang menerima, tetapi juga belajar memberi dan menjadi berkat bagi orang lain.
Setelah bertumbuh melalui komunitas dan perjalanan imanmu bersama Tuhan, mungkin ini saatnya mengambil langkah berikutnya: melayani di rumah Tuhan dan mengambil bagian dalam pekerjaan-Nya.
Percayalah, saat kita melayani, Tuhan tidak hanya memakai hidup kita untuk memberkati orang lain, tetapi juga membentuk hati, karakter, dan iman kita menjadi semakin dewasa.🙌✨
Ingin mengetahui lebih lanjut tentang pelayanan di JPCC?
Kunjungi 👉 jpcc.me/letsserve.
#JakartaPraiseCommunityChurch

Sering kali kita rindu bertumbuh, tetapi tanpa komunitas yang tepat, langkah itu terasa berat dan mudah terhenti di tengah jalan.
Di JPCC, ada komunitas sel bernama DATE. Jika Saudara belum memiliki DATE dan ingin merasakan hangatnya berkomunitas, ayo ikut “Cobain DATE Yuk!”.
Melalui “Cobain DATE Yuk!”, Saudara dapat mengalami bagaimana DATE menjadi tempat untuk bertumbuh bersama, terhubung dengan jemaat lintas generasi, serta saling mendukung, membangun, dan mendoakan. Di sinilah Saudara dapat mulai tertanam dan menjadikan DATE bagian dari perjalanan iman.
“Cobain DATE Yuk!” Batch 2 akan diadakan sebanyak empat kali setiap hari Minggu pada tanggal 10, 17, 24, dan 31 Mei 2026 di UpperRoom, The Kasablanka, dan Sutera Hall.
Pendaftaran dapat dilakukan secara on the spot pada hari Minggu melalui MyJPCC App > Events.
Sampai jumpa di “Cobain DATE Yuk!” 🙌
#CobainDATEYuk
#JakartaPraiseCommunityChurch

Sering kali kita rindu bertumbuh, tetapi tanpa komunitas yang tepat, langkah itu terasa berat dan mudah terhenti di tengah jalan.
Di JPCC, ada komunitas sel bernama DATE. Jika Saudara belum memiliki DATE dan ingin merasakan hangatnya berkomunitas, ayo ikut “Cobain DATE Yuk!”.
Melalui “Cobain DATE Yuk!”, Saudara dapat mengalami bagaimana DATE menjadi tempat untuk bertumbuh bersama, terhubung dengan jemaat lintas generasi, serta saling mendukung, membangun, dan mendoakan. Di sinilah Saudara dapat mulai tertanam dan menjadikan DATE bagian dari perjalanan iman.
“Cobain DATE Yuk!” Batch 2 akan diadakan sebanyak empat kali setiap hari Minggu pada tanggal 10, 17, 24, dan 31 Mei 2026 di UpperRoom, The Kasablanka, dan Sutera Hall.
Pendaftaran dapat dilakukan secara on the spot pada hari Minggu melalui MyJPCC App > Events.
Sampai jumpa di “Cobain DATE Yuk!” 🙌
#CobainDATEYuk
#JakartaPraiseCommunityChurch

Sering kali kita rindu bertumbuh, tetapi tanpa komunitas yang tepat, langkah itu terasa berat dan mudah terhenti di tengah jalan.
Di JPCC, ada komunitas sel bernama DATE. Jika Saudara belum memiliki DATE dan ingin merasakan hangatnya berkomunitas, ayo ikut “Cobain DATE Yuk!”.
Melalui “Cobain DATE Yuk!”, Saudara dapat mengalami bagaimana DATE menjadi tempat untuk bertumbuh bersama, terhubung dengan jemaat lintas generasi, serta saling mendukung, membangun, dan mendoakan. Di sinilah Saudara dapat mulai tertanam dan menjadikan DATE bagian dari perjalanan iman.
“Cobain DATE Yuk!” Batch 2 akan diadakan sebanyak empat kali setiap hari Minggu pada tanggal 10, 17, 24, dan 31 Mei 2026 di UpperRoom, The Kasablanka, dan Sutera Hall.
Pendaftaran dapat dilakukan secara on the spot pada hari Minggu melalui MyJPCC App > Events.
Sampai jumpa di “Cobain DATE Yuk!” 🙌
#CobainDATEYuk
#JakartaPraiseCommunityChurch

Thank you Ps. Peter Paauwe (Founder and Senior Pastor of DoorBrekers), for powerful message last Sunday. We learn that deciding without God costs more than we think, but one decision made in covenant with Him can change everything for us and our household. Today, we choose to turn to Christ and declare: as for me and my house, we will serve the Lord. 🙌
#JakartaPraiseCommunityChurch

Thank you Ps. Peter Paauwe (Founder and Senior Pastor of DoorBrekers), for powerful message last Sunday. We learn that deciding without God costs more than we think, but one decision made in covenant with Him can change everything for us and our household. Today, we choose to turn to Christ and declare: as for me and my house, we will serve the Lord. 🙌
#JakartaPraiseCommunityChurch

Thank you Ps. Peter Paauwe (Founder and Senior Pastor of DoorBrekers), for powerful message last Sunday. We learn that deciding without God costs more than we think, but one decision made in covenant with Him can change everything for us and our household. Today, we choose to turn to Christ and declare: as for me and my house, we will serve the Lord. 🙌
#JakartaPraiseCommunityChurch

Thank you Ps. Peter Paauwe (Founder and Senior Pastor of DoorBrekers), for powerful message last Sunday. We learn that deciding without God costs more than we think, but one decision made in covenant with Him can change everything for us and our household. Today, we choose to turn to Christ and declare: as for me and my house, we will serve the Lord. 🙌
#JakartaPraiseCommunityChurch
Instagram Story Viewer to proste narzędzie, które pozwala na ciche oglądanie i zapisywanie historii Instagram, filmów, zdjęć lub IGTV. Dzięki tej usłudze możesz pobrać zawartość i cieszyć się nią offline, kiedy chcesz. Jeśli znajdziesz coś interesującego na Instagramie, co chcesz sprawdzić później, lub chcesz oglądać historie pozostając anonimowym, nasz Viewer jest idealny dla Ciebie. Anonstories oferuje doskonałe rozwiązanie do ukrywania swojej tożsamości. Instagram po raz pierwszy uruchomił funkcję historii w sierpniu 2023 roku, która szybko została zaadoptowana przez inne platformy ze względu na jej angażujący, czasowo ograniczony format. Historie pozwalają użytkownikom dzielić się szybkimi aktualizacjami, czy to zdjęciami, filmami, czy selfie, wzbogaconymi o tekst, emotikony lub filtry, i są widoczne tylko przez 24 godziny. Ten ograniczony czas sprawia, że historie cieszą się dużym zaangażowaniem w porównaniu do zwykłych postów. W dzisiejszym świecie historie to jeden z najpopularniejszych sposobów komunikacji na mediach społecznościowych. Jednak gdy oglądasz historię, twórca może zobaczyć Twoje imię na liście oglądających, co może stanowić problem związany z prywatnością. Co jeśli chcesz przeglądać historie, nie będąc zauważonym? Tutaj Anonstories staje się przydatne. Umożliwia oglądanie publicznej zawartości Instagram bez ujawniania tożsamości. Wystarczy wpisać nazwę użytkownika profilu, który Cię interesuje, a narzędzie wyświetli ich najnowsze historie. Cechy Anonstories Viewer: - Anonimowe przeglądanie: Oglądaj historie bez pojawiania się na liście oglądających. - Brak konta: Oglądaj publiczną zawartość bez logowania się na konto Instagram. - Pobieranie zawartości: Zapisuj dowolną zawartość historii bezpośrednio na swoje urządzenie do użytku offline. - Przeglądaj najważniejsze: Dostęp do Instagram Highlights, nawet po 24 godzinach. - Monitorowanie repostów: Śledź reposty lub poziom zaangażowania w historię na prywatnych profilach. Ograniczenia: - Narzędzie działa tylko z publicznymi kontami; konta prywatne pozostają niedostępne. Korzyści: - Przyjazne dla prywatności: Oglądaj zawartość Instagram bez bycia zauważonym. - Proste i łatwe: Brak potrzeby instalacji aplikacji lub rejestracji. - Ekskluzywne narzędzia: Pobieraj i zarządzaj zawartością w sposób, którego Instagram nie oferuje.
Śledź aktualizacje na Instagramie dyskretnie, chroniąc swoją prywatność i pozostając anonimowym.
Oglądaj profile i zdjęcia anonimowo za pomocą Prywatnego Viewera.
To darmowe narzędzie pozwala oglądać historie Instagram anonimowo, zapewniając, że Twoja aktywność pozostaje ukryta przed twórcą historii.
Anonstories pozwala użytkownikom oglądać historie na Instagramie bez informowania twórcy.
Funkcjonuje płynnie na iOS, Android, Windows, macOS i nowoczesnych przeglądarkach takich jak Chrome i Safari.
Priorytetem jest bezpieczne, anonimowe przeglądanie bez konieczności logowania się.
Użytkownicy mogą oglądać publiczne historie, wpisując nazwę użytkownika – bez konieczności zakładania konta.
Pobiera zdjęcia (JPEG) i filmy (MP4) z łatwością.
Usługa jest bezpłatna.
Treści z prywatnych kont mogą być dostępne tylko dla obserwujących.
Pliki są przeznaczone do użytku osobistego lub edukacyjnego i muszą być zgodne z przepisami dotyczącymi praw autorskich.
Wpisz publiczną nazwę użytkownika, aby oglądać lub pobrać historie. Usługa generuje bezpośrednie linki do zapis